Unsur Kebahasaan Surat Lamaran Pekerjaan

Saat membuat surat lamaran pekerjaan, ada banyak hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah unsur kebahasaan. Memahami unsur kebahasaan akan membantu Anda membuat surat lamaran kerja yang benar. Anda juga bisa melihat contoh surat lamaran kerja agar tidak salah ketika membuat surat.

Berikut adalah ketentuan dalam penulisan surat lamaran kerja menurut Kemdikbud RI yang harus Anda pahami.

Ketentuan Unsur Kebahasaan Surat Lamaran Pekerjaan

  1. Bentuk Surat Harus Standar
    Surat lamaran pekerjaan pada hakikatnya sama saja dengan surat resmi ataupun surat formal lainnya. Itu artinya bentuk-bentuk ataupun struktur di dalam surat lamaran kerja secara umum akan sama dengan surat formal yang biasa Anda temui.

    Perbedaannya tentu saja pada surat lamaran kerja maka Anda harus menyatakan secara jelas bahwa Anda bertujuan melamar suatu posisi atau pekerjaan yang ditawarkan. Selain itu, pada surat lamaran kerja Anda juga harus menyatakan lampiran dokumen yang disertakan pada surat.
     

  2. Bahasa Harus Baku dan Benar
    Ketentuan kebahasaan kedua adalah bahasa yang digunakan haruslah baku dan benar. Anda harus memastikan bahwa setiap kosakata yang dipakai sesuai dengan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). Selain itu, kalimat yang dituliskan juga harus efektif dan tidak bertele-tele.
     
  3. Kata-Kata yang Digunakan Harus Sopan
    Ketika Anda menulis surat lamaran pekerjaan, pastikan bahwa kata-kata yang digunakan sudah sopan dan harus ringkas. Selain itu, akan lebih baik apabila bahasa yang digunakan adalah bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti.

    Anda juga dilarang untuk menuliskan kalimat yang justru tampak merendahkan diri Anda sendiri di dalam surat. Hindari penggunaan kata-kata memohon belas kasihan dan tunjukkan martabat diri di dalam surat bahwa Anda memenuhi kualifikasi yang diminta.
     

  4. Kata Pengantar Harus Singkat dan Jelas
    Pihak HRD perusahaan tidaklah memiliki banyak waktu untuk membaca surat yang bertele-tele. Mereka harus menyortir banyak sekali surat yang masuk. Oleh karena itu pastikan bahwa surat lamaran pekerjaan yang Anda buat menggunakan kata pengantar yang singkat dan padat.

    Anda harus menuliskan di dalam surat bahwa Anda memenuhi persyaratan posisi pekerjaan yang diminta. Baca berulang-ulang surat yang sudah ditulis.
     

  5. Lengkapi Surat dengan Bagian Surat yang Sesuai Norma
    Norma bahasa surat meliputi penulisan hal, alamat, salam pembuka, tempat dan tanggal penulisan surat, isi surat, tanda tangan, salam penutup serta nama terang. Bagian-bagian ini adalah bagian yang wajib dituliskan pada surat.

Contoh Surat Lamaran Kerja

Pontianak, 12 Oktober 2020

Hal: Melamar Pekerjaan Sebagai Customer Service

Yth. Bagian HRD PT Komunikasi Nasional

Jl. Gadjah Mada No. 1, Pontianak

 

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di sini:

Nama: Waliya Athiya

Alamat: Jalan Wujung Sari No. 2

Tempat, tanggal lahir: Pontianak, 11 Mei 1996

Jenis kelamin: Perempuan

Pendidikan: SMA Negeri 1 Pontianak

Berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari laman website resmi PT Komunikasi Nasional, perusahaan Bapak/Ibu sedang membuka lowongan pekerjaan untuk mengisi posisi customer service. Melalui surat ini saya bermaksud untuk melamar pekerjaan pada posisi tersebut.

Sebagai bahan pertimbangan, saya turut melampirkan dokumen kelengkapan diri berikut:

  • Salinan KTP
  • Salinan ijazah terakhir
  • Surat keterangan sehat
  • SKCK

Demikian surat ini saya buat dengan sejujur-jujurnya. Atas perhatian Bapak/Ibu saya ucapkan terimakasih.

Hormat saya,

Waliya Athiya

Unsur kebahasaan pada surat lamaran pekerjaan tentu saja harus formal dan menggunakan tata Bahasa Indonesia yang baku. Cek apakah ada salah penulisan atau typo. Hindari tulisan yang salah dan tidak sesuai ketentuan EYD.

 

You May Also Like

About the Author: Gianto Sukoco